Senin, 30 Juni 2008

Apa itu keyakinan yg membatasi (limiting beliefs) ?

What is limiting beliefs ? (apa yang dimaksud dgn limiting beliefs ?)

Istilah ini untuk menggambarkan keyakinan/kepercayaan yang membatasi pencapaian Anda.

Misal, Anda ingin jadi orang banyak harta (kaya), tapi perasaan suka berkata, 'Awas, orang kaya itu pelit dan sombong. Kamu ingat orang kaya kemarin kan?'

Kata-kata yang mengatakan orang kaya itu pelit dan sombong disebut limiting beliefs. Selama dalam diri seseorang masih memegang keyakinan ini, dia tidak pernah akan memiliki banyak harta, sebab setiap kali dia akan bertindak untuk mewujudkan keinginannya (jadi orang kaya), dirinya akan menyabotase tindakan apapun yang bertujuan menjadikannya orang kaya.

Mengapa ? karna fikiran bawah sadarnya (perasaan) tidak ingin dirinya jadi pelit dan sombong. Karna yang diingatnya orang kaya adalah pelit dan sombong, dia selalu menghindari atribut apapun yang berlabel 'Jadi orang kaya'.

Dalam kasus sulit jodoh, biasanya karna ada rasa malu, marah atau sakit hati.
Misal, orang yg pernah dilecehkan seksual atau diperkosa. Dia akan memandang dirinya kotor, yg menimbulkan perasaan tidak pantas bersanding dgn orang lain (rendah diri/minder), jadi sangat malu (sampai terkadang tindakannya aneh/memalukan).

Dalam keadaan biasa nampak normal. Namun begitu ada lawan jenis yang mencoba mendekatinya, dia akan bersikap menghindar, padahal mungkin dalam hatinya juga ingin mendapat pasangan, dan suka dgn orang yg mendekatinya.

Bagaimana dengan orang yang malu bicara/tampil didepan umum ?
Sami mawon...alias sama saja. Biasanya karna ada pengalaman buruk yang pernah dialami sejak lama, misal saat kanak-kanak suka di kritik, disalahkan, tidak boleh ini-itu yang bila ditelaah kembali, sebenarnya ada beberapa hal yg bertujuan bagus untuk pembentukan karakter anak.

Misal, saat anak menyanyi. Jika langsung di kritik, 'Suaramu jelek'. Maka dia akan menghindari hal-hal yg berhubungan dgn menyanyi, seperti tidak mau tampil saat di minta maju dalam kelas. Dan ini juga jadi penyebab pelajaran keseniannya buruk.

Ini mengapa untuk berurusan dengan anak-anak, waspadanya (kehati-hatian bersikap dan bicara) jadi dua kali. Mengapa ? sebab anak-anak memang tidak akan melawan, tapi kenangan buruk saat kecil akan jadi acuan baginya di saat besar.

Tono
Klinik Prestasi
Centre of Excellence for removing stress, trauma, depression and limiting beliefs.
klinikprestasi@gmail.com
+62.21.98069297

Untuk mengetahui bagaimana fikiran mempengaruhi hidup Anda, kunjungi:
http://klinikprestasi.blogspot.com

Kontak Langsung - Silahkan ketik pesan Anda

Your Name :
Your Email :
Subject :
Message :
Image (case-sensitive):